Cara Pasang WordPress 5 dengan Nginx di Debian 10 Buster

Panduan Lengkap Instalasi WordPress di Debian 10 dengan Nginx

Menginstal WordPress di server yang menggunakan kombinasi Nginx, MariaDB/MySQL, dan PHP (sering disebut tumpukan LEMP) adalah pilihan performa tinggi untuk situs web Anda. Panduan ini merangkum langkah-langkah penting untuk melakukan instalasi WordPress 5 pada sistem operasi Debian 10 (Buster).

Persiapan Awal Server Debian 10

Sebelum memulai instalasi inti, pastikan sistem Debian 10 Anda terbaru. Jalankan perintah pembaruan paket untuk memastikan semua repositori dan paket sistem dalam kondisi terkini. Diperlukan juga akses root atau pengguna dengan hak istimewa sudo. Pastikan nama domain Anda sudah mengarah ke alamat IP server Anda jika Anda menggunakan domain, atau catat alamat IP server jika Anda hanya menggunakan IP.

Instalasi dan Konfigurasi Komponen LEMP

Langkah selanjutnya adalah memasang komponen server yang dibutuhkan oleh WordPress:

  1. Nginx: Pasang server web Nginx yang akan bertugas menangani permintaan HTTP.
  2. MariaDB atau MySQL: Instal server database. MariaDB adalah pilihan populer dan pengganti yang kompatibel dengan MySQL. Ini akan menjadi tempat penyimpanan semua data konten dan konfigurasi WordPress Anda.
  3. PHP dan Ekstensi yang Dibutuhkan: Pasang PHP-FPM (FastCGI Process Manager) serta ekstensi PHP yang diperlukan oleh WordPress, seperti php-mysql, php-curl, php-gd, php-intl, php-mbstring, php-soap, php-xml, dan php-zip.

Pembuatan Database dan Pengguna MariaDB untuk WordPress

Setelah server database terpasang, Anda perlu membuat database khusus untuk instalasi WordPress Anda. Buat juga pengguna database baru dan berikan hak istimewa yang diperlukan (GRANT ALL PRIVILEGES) pada database yang baru dibuat tersebut. Catat nama database, nama pengguna database, dan kata sandi yang Anda buat, karena informasi ini akan dibutuhkan saat konfigurasi WordPress nanti.

BACA JUGA:  Proyek pusat data yang ditentang Sally Rooney di County Mayo, Irlandia, kena penundaan

Mengunduh dan Menyiapkan File WordPress

Unduh file instalasi WordPress versi terbaru dari situs web resmi WordPress. Biasanya, ini berupa file .tar.gz atau .zip. Ekstrak file tersebut ke lokasi yang tepat di server web Anda, biasanya di bawah direktori /var/www/. Berikan hak akses dan kepemilikan yang sesuai pada direktori file WordPress agar Nginx dan PHP-FPM dapat membaca dan menulis file.

Konfigurasi Server Block Nginx untuk WordPress

Buat file konfigurasi server block (virtual host) baru untuk situs WordPress Anda di Nginx. File ini akan memberi tahu Nginx cara menangani permintaan untuk nama domain atau IP server Anda, mengarahkan permintaan ke file WordPress, dan memproses file PHP menggunakan PHP-FPM. Pastikan konfigurasi mencakup pengaturan dasar seperti root direktori, index file, penanganan file .php melalui fastcgi_pass ke PHP-FPM, serta konfigurasi permalinks. Setelah file konfigurasi selesai, aktifkan server block ini dengan membuat symlink dan uji konfigurasi Nginx sebelum me-reload atau me-restart layanan Nginx.

Menyelesaikan Instalasi WordPress Melalui Browser

Setelah semua komponen server dan file WordPress siap serta konfigurasi Nginx aktif, buka browser web Anda dan akses nama domain atau alamat IP server Anda. Anda akan disambut dengan antarmuka instalasi WordPress berbasis web. Ikuti langkah-langkah di layar, masukkan informasi database yang sudah Anda siapkan sebelumnya, dan selesaikan pengaturan situs dasar seperti judul situs, nama pengguna admin, kata sandi, dan email. Setelah instalasi selesai, Anda dapat login ke dasbor admin WordPress dan mulai membangun situs web Anda.

Sumber: https://kifarunix.com/install-wordpress-5-with-nginx-on-debian-10-buster/